Hal Penting yang perlu di perhatikan sebelum anda berangkat Ibadah Haji/Umroh

Hal Penting yang perlu di perhatikan sebelum anda berangkat ibadah haji :

  1. Selalu memperbaiki diri, memperbaiki niat dan bertaubat dari segala dosa dan maksiat yang selama ini pernah dilakukan, sehingga tidak lagi menjadi kendala calon jamaah haji saat di Tanah Suci;
  2. Mengembalikan barang yang bukan milik yang diambil dengan cara tidak benar. Rasulullah SAW bersabda, “Mengembalikan satu daniq (seperenam dirham) uang haram setara dengan tujuh puluh kali haji di mata Allah.” Bila pemilik barang tersebut tidak ditemukan maka harus ada niatan bahwa suatu saat nanti barang tersebut akan dikembalikan kepadanya;
  3. Melunasi tanggungan hutang, karena setiap kita tidak mengetahui apa yang terjadi nanti atau esok hari;
  4. Meminta kerelaan hati siapa pun yang pernah menjalin transaksi atau kemitraan dengan dengan calon jamaah, memaafkan dan mendoakan;
  5. Menyiapkan nafkah yang cukup untuk keluarga yang ditinggalkan. Nafkah tersebut harus cukup untuk membiayai segala kebutuhan mereka sejak kepergian kita dari Tanah Air hingga berkumpul keluarga kembali;
  6. Meminta doa dan restu dari orang-orang yang dihormati atau dicintai, seperti kedua orang tua, istri, saudara, dan anak-anak;
  7. Menjaga kebersihan hati dari riya’ (hasrat ingin dipandang terhormat oleh orang lain), takabur (sombong), atau sum’ah (keinginan untuk dipuji atau terkenal). Allah SWT berfirman, “Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali agar menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar mendirikan shalat serta menunaikan zakat dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (Qs. Bayyinah: 5);
  8. Biaya yang digunakan untuk mengadakan perjalanan haji-umrah maupun untuk membeli bekal harus bersumber dari uang yang halal dan bersih dari syubhat (ketidakjelasan halal-haramnya). Haram = Tidak Mabrur dan Tidak Sah;
  9. Calon jamaah haji harus mempelajari segala hal yang perlu diketahui selama menunaikan ibadah haji-umrah, seperti tata cara tayamum, waktu-waktu shalat, arah kiblat, tata cara shalat jamak dan qashar, tata cara manasik haji-umrah mulai dari hal-hal yang wajib, sunnah, yang membatalkan, yang dilarang, kaffarat (sanksi), hingga tata krama atau kesopanan.

 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>